Perbedaan Material Nimonic 75, 80A, 90, 105, C263, dan L-605 , Material Komposisi, Sifat Mekanis dan Ketahanan Suhu
Perbedaan Material Nimonic: 75, 80A, 90, 105, C263, dan L-605
Nimonic adalah superalloy berbasis nikel yang dirancang untuk ketahanan terhadap suhu tinggi, oksidasi, dan korosi. Material ini umumnya digunakan dalam aplikasi aerospace, turbin gas, dan industri otomotif. Berikut adalah deskripsi komposisi, sifat mekanis, dan ketahanan suhu dari berbagai jenis Nimonic, termasuk L-605.
1. Nimonic 75
- Komposisi:
- Nikel: 70-80%
- Kromium: 18-21%
- Titanium: Maks 0.2%
- Karbon: Maks 0.08%
- Besi: Maks 5%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~700 MPa
- Yield Strength: ~275 MPa
- Elongasi: ~40%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 1000°C
- Ketahanan terhadap oksidasi pada suhu tinggi.
- Aplikasi: Komponen turbin gas, furnace, peralatan aerospace.
2. Nimonic 80A
- Komposisi:
- Nikel: 65-75%
- Kromium: 18-21%
- Titanium: 1.8-2.7%
- Aluminium: 1-1.8%
- Karbon: Maks 0.1%
- Besi: Maks 3%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~850 MPa
- Yield Strength: ~400 MPa
- Elongasi: ~35%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 815°C
- Stabilitas termal yang baik dengan pengerasan presipitasi.
- Aplikasi: Valve mesin, turbin gas, aerospace.
3. Nimonic 90
- Komposisi:
- Nikel: 53-57%
- Kromium: 18-21%
- Kobalt: 15-21%
- Titanium: 2-3%
- Aluminium: 1-1.8%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~1030 MPa
- Yield Strength: ~550 MPa
- Elongasi: ~30%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 920°C
- Ketahanan creep dan keausan pada suhu tinggi.
- Aplikasi: Komponen turbin jet, blade mesin, valve mesin.
4. Nimonic 105
- Komposisi:
- Nikel: 50%
- Kromium: 15%
- Kobalt: 20%
- Molybdenum: 5%
- Aluminium: 4.5%
- Titanium: 1%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~1200 MPa
- Yield Strength: ~650 MPa
- Elongasi: ~20%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 1000°C
- Ketahanan creep luar biasa pada aplikasi suhu tinggi.
- Aplikasi: Blade turbin, nozzle mesin jet.
5. Nimonic C263
- Komposisi:
- Nikel: 50%
- Kromium: 20%
- Kobalt: 20%
- Molybdenum: 6%
- Aluminium: 0.5%
- Titanium: 2.4%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~1200 MPa
- Yield Strength: ~700 MPa
- Elongasi: ~25%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 982°C
- Ketahanan yang sangat baik terhadap creep dan oksidasi.
- Aplikasi: Komponen turbin gas, aplikasi aerospace.
6. L-605 (Haynes 25)
- Komposisi:
- Kobalt: 50%
- Kromium: 20%
- Nikel: 10-15%
- Tungsten: 15%
- Karbon: Maks 0.15%
- Sifat Mekanis:
- Kekuatan Tarik (UTS): ~960 MPa
- Yield Strength: ~415 MPa
- Elongasi: ~35%
- Ketahanan Suhu:
- Hingga 1093°C
- Tahan terhadap oksidasi dan keausan pada suhu tinggi.
- Aplikasi: Komponen mesin jet, sistem pembakaran, peralatan medis.
Perbandingan Utama
| Material | Komposisi Utama | UTS (MPa) | Ketahanan Suhu (°C) | Aplikasi Utama | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nimonic 75 | Ni-Cr | 700 | 1000 | Furnace, aerospace | ||||||||||
| Nimonic 80A | Ni-Cr-Ti-Al | 850 | 815 | Valve mesin, turbin gas | ||||||||||
| Nimonic 90 | Ni-Cr-Co-Ti-Al | 1030 | 920 | Turbin jet, blade mesin | ||||||||||
| Nimonic 105 | Ni-Cr-Co-Mo-Al-Ti | 1200 | 1000 | Blade turbin, nozzle | ||||||||||
| Nimonic C263 | Ni-Cr-Co-Mo-Ti-Al | 1200 | 982 | Aerospace, turbin gas | ||||||||||
| L-605 | Co-Cr-Ni-W | 960 | 1093 | Mesin jet, sistem pembakaran |
Kesimpulan
Setiap material Nimonic memiliki karakteristik khusus yang membuatnya ideal untuk aplikasi tertentu. Nimonic 75 dan 80A cocok untuk aplikasi dengan suhu moderat, sedangkan Nimonic 90, 105, dan C263 unggul dalam aplikasi suhu tinggi dengan ketahanan creep yang luar biasa. L-605, berbasis kobalt, memberikan kinerja optimal dalam lingkungan suhu ekstrem dan sangat korosif. Pemilihan material yang tepat sangat penting untuk efisiensi dan umur panjang komponen.
Silahkan Klik link di bwah ini jika anda membutuhkan material ini.
Round bar / Tube / Sheet Material Nimonic 75, 80A, 90, 105, C263, dan L-605
Komentar